POJOKSATU.id - May Day atau hari buruh nasional akan berlangsung tanggal 1 Mei 2023. Pada hari ini, massa buruh biasanya melancarkan aksi demonstrasi untuk menyuarakan tuntutan dia.
Tahun ini May Day berdekatan dengan hari libur Lebaran dan arus balik. Sebagian buruh yang bekerja di pabrik bidang otomotif masih libur hingga tanggal 2 Mei.
Meski demikian, Presiden Partai Buruh Said Iqbal menegaskan buruh harus dapat pulang dari kampung lebih awal demi memeriahkan May Day tahun ini.
Ketua Mahkamah Partai Buruh Riden Hatam Azis saat hadir di Omah Buruh Bekasi, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengatakan buruh diminta kembali ke Bekasi dan Jakarta paling lambat tanggal 29 Mei 2023.
Pada May Day tahun ini sekira 35.000 buruh Bekasi dan 100.000 buruh Jakarta akan menggeruduk Istana Presiden, Mahkamah Konstitusi dan Gedung DPR RI.
BACA JUGA: Riden Hatam Azis, Calon Bupati Bekasi dari Partai Buruh Siap Berjuang
Massa akan berkumpul di Patung Kuda, dan beranjak ke Istana Negara dan ke titik lainnya.
"Kita paham budaya indonesa budaya mudik Lebaran saya mengimbau buruh FSPMI, silakan mudik silakan bersilaturahmi dengan orang tua. Tapi saya minta paling lambat tanggal 29 sudah datang di Jakarta lagi," kata dia, Jumat, 14 April 2023.
"May Day 2023 adalah parameter tolak ukur untuk kemenangan Partai Buruh, karena Partai Buurh didirikan serikat pekerja. Hari buruh 1 Mei itu momentum buruh," ucap dia.
Tuntutan yang dibawa massa antara lain mendesak pemerintah mencabut UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Ketua Mahkamah Partai Buruh Riden Hatam Azis memberikan arahan kepada massa di Omah Buruh, Kecamatan Cikarang Selatan, Jumat, 14 April 2023. Foto: Pojoksatu.id/Andi Saddam
"Kemudian batalkan parlementiary threshold 4 persen, dan sahkan RUU Pekerja Rumah Tangga yang 18 tahun belum disahkan," kata dia.
"Mengapa tuntutan kita parlementeriary threshold? Karena Indonesia negara demokrasi. Kalau berdemokrasi benar, sejatinya suara rakyat 1 orang bersuara itu suara rakyat kenapa sekarang itu dibatasi," kata dia.
Dia mengibaratkan kalau Partai Buruh mendapatkan 25 kursi, kemudian tidak 6,5 sampai 7 juta suara, maka tidak dapat masuk parlemen.
BACA JUGA: Calon Wali Kota Bekasi dari Partai Buruh, R. Abdullah Ingin Kemenangan Partai
Dalam konsolidasi jelang May Day 2023 itu tampak hadir Ketua Exco Partai Buruh Jawa Barat Suparno, Ketua Pangkorda Garda Metal Bekasi Supriyatno, Sekretaris Bapilu Partai Buruh Abdul Bais, dan lainnya.
Penulis: Andi Saddam
Editor: Andi Saddam




