POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Menteri Sosial Tri Rismaharini pamer hasil aksi menanam pohon saat masih menjadi wali Kota Surabaya.
Ia mengklaim aksi tersebut membuat Kota Surabaya tahan gempa dan banjir.
Hal itu sendiri berdasarkan obrolan dengan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. Kala itu Dwikorita berkunjung ke Surabaya di mana Risma menjadi orang nomor satu dua periode.
"Saya tanya, 'Bu apa Surabaya kena megathrust (gampang kena gempa)'. Dia jawab dan lihat data, 'Oh ada di ujung dikit. Tapi gempanya apa bisa datang ya? Pohon segini banyak di Surabaya'," kata Risma, Minggu, 15 Januari 2023.
BACA JUGA: HUT PDIP, Ribuan Kader Susur Sungai dan Gelar Aksi Penghijauan di Bekasi
Menurut penuturan Risma, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan akar pohon bisa merakit struktur tanah sehingga menjadi stabil dan tahan terhadap gempa.
Risma yang juga berstatus Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan mengapresiasi manuver PDIP bernama Pembukaan Penghijauan Nasional.
PDIP nantinya akan menanam sebanyak 50 ribu pohon di Bekasi dan 27 kabupaten-kota lain di Jawa Barat.
Risma menegaskan langkah DPP PDIP Jawa Barat tidak salah, bahkan merupakan ide luar biasa.
Ia mengatakan 1 pohon dengan usia sekitar 10 tahun bisa menyimpan air sampai 1 meter kubik.
"Jadi yang banjir-banjir itu bisa disimpan di akar pohon. Bapak-ibu tidak percaya? Saya jadi wali kota 2010, itu 52 persen wilayah Surabaya banjir," ucap dia.
"Saya tinggalkan, tidak ada kawasan manapun di Surabaya yang banjir karena saya rajin menanam pohon," demikian kata dia. (Adika F Utomo)




