BEKASI.POJOKSATU.id - Dalam rangka merayakan satu dekade perjalanan, Ibu Profesional Bekasi menyelenggarakan perayaan bertema “Membangun Kebersamaan, Merangkai Cerita” di Sekolah Murid Merdeka (SMM) Jatibening, Kota Bekasi, Minggu, 29 Juni 2025.
Acara tersebut menjadi ajang refleksi dan apresiasi atas perjalanan komunitas yang selama ini mendampingi para ibu untuk terus belajar, tumbuh, berbagi, serta berdampak positif dalam keluarga dan masyarakat.
Acara diawali dengan lagu Cing Cangkeling yang sarat nilai kebudayaan, dilanjutkan dengan sesi cerita inspiratif oleh pendiri Ibu Profesional Bekasi, Rifa Srihidayati.
Suasana semakin hangat dengan hadirnya talkshow bertajuk “Lebih Sekadar Main: Sepenuhnya Hadir untuk Anak” dengan narasumber Kepala SMM Condet sekaligus Fasilitator Rangkul Bekasi Risa Rouli.
Baca Juga: AHY Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis di Bekasi, Target 4.000 Porsi per Hari untuk Anak Rentan
Talkshow tersebut mengulas pentingnya kehadiran penuh orang tua dalam kehidupan sehari-hari anak, dan mendapat respons antusias dari peserta yang aktif bertanya seputar peran pengasuhan.
Momen istimewa lainnya adalah penyerahan simbolis Modul Financial Education “Yuhuu” dari pihak The Human Safety Net (THSN) yang diwakili oleh Windra Krismansyah kepada Ratna Palupi dari A Home Team.
Puncak acara diisi dengan Board Game Land, sesi permainan seru yang mempererat ikatan keluarga. Anak-anak dan orang tua bersama-sama menikmati permainan edukatif yang dipandu oleh fasilitator dari A Home Team. Maskot "Beebo" hadir memeriahkan suasana, lengkap dengan “Beebo Dance” yang disambut antusias oleh peserta.
Namun, keterbatasan waktu bermain jadi catatan tersendiri. Salah satu peserta, Putri Primasari, berharap sesi permainan diperpanjang agar semua anggota keluarga bisa ikut serta.
Baca Juga: Jasa Marga Lakukan Rekonstruksi Jalan Tol Sedyatmo dan Jakarta–Tangerang Mulai 30 Juni 2025
“Kemarin 1 tim kami ada 10 orang, jadi belum semua anggota tim memainkannya. Kebetulan dapatnya yuhuu yang hanya bisa dimainkan 4 orang, lanjut dapat catur hanya bisa dimainkan 2 orang,” tutur dia.
Acara ditutup dengan sesi serah terima jabatan pengurus dan wisuda seleh, menandai regenerasi kepemimpinan dalam komunitas Ibu Profesional Bekasi untuk dua tahun mendatang.
Melalui konsep acara yang santai dan menyenangkan, Milad 1 Dekade Ibu Profesional Bekasi menjadi contoh nyata bahwa kegiatan komunitas tidak harus kaku dan formal. Interaksi penuh tawa dan makna antara keluarga menjadi bukti bahwa pembelajaran bisa dibalut dengan kebersamaan dan kegembiraan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Ibu Profesional Bekasi, A Home Team, Sekolah Murid Merdeka (SMM), dan The Human Safety Net (THSN). Tercatat sebanyak 27 keluarga dari komunitas hadir, bersama 8 perwakilan dari THSN.***




