BEKASI.POJOKSATU.id – Pembangunan lapangan padel di samping Asshodriyah Islamic School menuai penolakan dari para orang tua murid.
Lapangan padel tersebut dibangun di area Jalan Caman Raya, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, tepat bersebelahan dengan lingkungan sekolah.
Para wali murid menilai keberadaan lapangan padel nantinya berpotensi mengganggu proses belajar mengajar sekaligus membahayakan keselamatan siswa.
Penolakan itu diwujudkan melalui petisi yang hingga kini disebut telah ditandatangani lebih dari 2.000 orang.
Baca Juga: DP3A Kota Bekasi Gencarkan Sosialisasi Forum PUSPA di 12 Kecamatan
Salah seorang wali murid AIS Bekasi, Moniqe, mengatakan suara aktivitas proyek pembangunan sudah terdengar hingga ke ruang kelas sejak pengerjaan dimulai.
Menurutnya, kondisi tersebut mengurangi kenyamanan siswa saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
“Orang tua murid menolak lapangan padel yang akan mengganggu kebisingan, kami buat petisi penolakan, sudah ada hampir 2 ribu yang tanda tangan,” kata Moniqe, Senin 11 Mei 2026.
Ia menilai tingkat kebisingan akan semakin meningkat ketika lapangan mulai digunakan untuk aktivitas olahraga.
“Dari proses pembangunannya sudah berisik, belum nanti suara permainannya,” ujarnya.
Selain kebisingan, para wali murid juga menyoroti aspek keselamatan proyek yang dinilai belum memenuhi standar keamanan.
Baca Juga: Kolaborasi Kementerian dan KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
Pasalnya, lokasi pembangunan berada sangat dekat dengan lapangan sekolah yang rutin dipakai siswa untuk bermain, olahraga, pengajian hingga upacara.
Menurut Moniqe, hingga kini area proyek belum dilengkapi fasilitas pengamanan seperti jaring pelindung, terpal, maupun pembatas area kerja.
“Sudah tidak safety, harusnya kalau bangun kan ada jaring pengaman, atau terpal, atau pembatas, kami lihat sampai hari ini nggak ada,” jelasnya.
Para orang tua murid khawatir material proyek dapat jatuh sewaktu-waktu dan membahayakan siswa yang sedang beraktivitas di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Sekda Kota Bekasi Serahkan Penghargaan Open Archery dan Apresiasi Petugas Pendataan Terbaik
Sebagai bentuk protes, para wali murid memasang spanduk penolakan di sekitar lokasi pembangunan dan turut menyuarakan aspirasi melalui media sosial.
Mereka berharap Pemerintah Kota Bekasi bersama instansi terkait turun tangan mengevaluasi izin pembangunan lapangan padel tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan siswa selama belajar di sekolah.***




