POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso) Kota Bekasi ingin berkontribusi dalam penurunan angka stunting.
Papmiso memberikan pemberian makanan tambahan (PMT) berupa bakso dari ikan tuna kepada balita yang menimbang di posyandu.
"Kami di sini memberikan bakso ikan kepada para balita yang saat ini menjalani penimbangan di Posyandu,” kata Ketua Umum Papmiso Kota Bekasi, Maryanto usai memberikan PMT di salah satu posyandu di bilangan Perwira, Bekasi Utara, Jumat, 10 Maret 2023.
Mas Yanto, panggilan akrabnya, ide pembuatan bakso ikan berawal dari keprihatinannya terhadap isu stunting di Indonesia, khususnya Kota Bekasi.
BACA JUGA: Angka Stunting Di Kota Bekasi Turun
Penggunaan Ikan Tuna itu sendiri karena banyaknya protein dan bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak itu sendiri.
“Anak-anak sekarang ini kalau kita kasih makanan dalam bentuk ikan, mereka tidak tertarik," ucap dia.
"Saya sedikit mencoba berinovasi mengolah ikan dalam bentuk bakso. Akhirnya anak-anak itu ada ketertarikan untuk mengonsumsi,” sambungnya.
Kata dia, ikan lebih memiliki nilai gizi yang tinggi dibandingkan bakso sapi. Hal ini dianggap cukup berpotensi untuk mencegah stunting pada balita dan anak-anak.
Dia berharap kehadiran bakso ikan dapat membantu perbaikan gizi balita dan anak-anak.
BACA JUGA: Hari Jadi ke-26 Kota Bekasi, Banjir Jadi PR
“Bahwa bagaimana angka stunting di Kota Bekasi disebutkan sudah turun 50 persen. Mudah-mudahan ini akan berkesinambungan terus dan kondisinya semakin lebih baik,” imbuh dia.
“Saya siap berkolaborasi memproduksi bakso ikan untuk program-program pemerintah. Intinya kita mengimplementasikan bagaimana program stunting di masyarakat bisa kita laksanakan dengan baik,” demikian kata dia. (Adika F Utomo)




