POJOKSATU.id - Seiring menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah/2023, penjualan hewan kurban di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu mengalami peningkatan.

Hasyim Suryadi, seorang pedagang hewan asal Desa Sukabungah, mengungkapkan bahwa minat terhadap hewan kurban meningkat dalam dua minggu terakhir menjelang Idul Adha, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hasyim, yang akrab dipanggil Bos Imon, mengatakan, "Alhamdulillah, untuk tahun ini, minat atau pesanan hewan kurban seperti sapi dan kambing cukup meningkat dibandingkan tahun lalu."

Dia mengungkapkan bahwa dalam tiga minggu menjelang Idul Adha, dia telah menerima pesanan sekitar 25 ekor sapi dan 70 ekor kambing dari pembeli.

BACA JUGA: Hewan Kurban Kota Bekasi Bakal Ditandai dengan Ear Tag, Artinya Aman Konsumsi

Untuk memenuhi permintaan tersebut, Hasyim menyiapkan stok hewan kurban sebanyak 20 ekor, dan jika sudah terjual atau dipesan habis, dia langsung mencari stok baru. Hewan kurban ini dipelihara olehnya sendiri di kandangnya dan ditangani dengan baik.

Hasyim menjelaskan bahwa hewan kurban yang telah dipesan akan dipelihara hingga hari raya sesuai kesepakatan dengan pembeli.

Terkait harga, hewan kurban yang dijual memiliki variasi tergantung pada berat dan ukuran badannya.

Hasyim menjual kambing dengan harga sekitar Rp 3-7 juta per ekor, sementara sapi dijual seharga Rp 20-28 juta.

Untuk menarik pembeli, Hasyim melakukan promosi melalui media sosial. Dia juga menekankan bahwa hewan kurban yang dijualnya telah melalui pemeriksaan kesehatan untuk memastikan keamanan dan kebersihan hewan tersebut sehingga layak dikonsumsi.

Dengan peningkatan minat ini, para pembeli di Desa Sukabungah dapat memperoleh hewan kurban yang berkualitas dan memenuhi standar kesehatan untuk merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh syukur.

Editor: Andi Saddam