BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) membantu para pedagang yang berjualan di sepanjang bantaran Kalimalang, tepatnya di samping Universitas Islam 45 (Unisma), untuk merapikan lapak dagangan mereka menjelang pembongkaran bangunan liar.
Kepala Bidang Pengendalian Distaru Kota Bekasi, Bambang Normawan Putra, menjelaskan bahwa pedagang telah mulai melakukan pembongkaran secara mandiri. Pemerintah turut mendukung proses tersebut agar berjalan tertib.
"Kami dari Pemerintah membantu para pedagang untuk membersihkan dagangannya, supaya nanti pas bongkaran enggak ada barang-barang lagi," ujar Bambang kepada bekasi.pojoksatu.id, Senin, 26 Mei 2025.
Ia memastikan situasi saat ini cukup kondusif, dan para pedagang kooperatif dalam menertibkan lapaknya.
"Sejauh ini kondusif, tidak ada pedagang yang ngeyel untuk tidak membongkar dagangannya," tambahnya.
Menurut Bambang, para pedagang telah mengajukan permintaan waktu hingga akhir bulan Mei untuk merapikan seluruh properti dagangan mereka.
"Mereka meminta waktu untuk membereskan sampai akhir bulan nanti, jadi ketika sudah kosong baru kita robohkan," pungkasnya.
Proses penertiban ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam mengembalikan fungsi lahan bantaran kali serta menjaga ketertiban dan keindahan tata ruang kota.***




