BEKASI.POJOKSATU.ID - Ribuan pelajar SMAN 14 Bekasi mengaku terbebani dengan kewajiban infak pembangunan masjid yang diberlakukan pihak sekolah.
Salah satu siswa, Mahardika Rafi, menjelaskan bahwa pungutan infak tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2023.
"Untuk infak sebetulnya tidak ada patokannya, namun rata-rata kami memberikan sekitar Rp 2 ribu,” ujarnya kepada bekasi.pojoksatu.id, Kamis, 11 September 2025.
Baca Juga: Siswa SMAN 14 Bekasi Pertanyakan Penggunaan Dana BOS dan Infak Pembangunan Masjid
Meski demikian, saat ini masjid sekolah yang menjadi tempat ibadah dan kegiatan siswa justru dibongkar oleh pihak sekolah dengan alasan renovasi. Hal ini membuat para siswa mempertanyakan kejelasan dana yang telah dikumpulkan.
“Kami ingin mengetahui sebetulnya sudah berapa dana yang diterima dari infak maupun donatur untuk pembangunan masjid,” tambah Mahardika.
Sementara itu, selama proses pembongkaran berlangsung, kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di masjid kini dialihkan ke aula sekolah.***




