POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Seorang pelajar SMP berinisial ANF, 14 tahun, mengalami luka pada sekujur tubuhnya, usai menjadi korban pembegalan. Peristiwa pembegalan, Minggu, 15 Januari 2023.

Insiden ini terjadi di Jalan Buyut Kaifah, Kampung Pulo Pisang, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia.

Saat itu korban berboncengan dengan temannya berinisial E (15) melintas di jalan tersebut dan tiba-tiba dipepet delapan sepeda motor.

Seorang pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan langsung membacok korban dengan membabi buta. Korban dan temannya pun terjatuh dari motor.

BACA JUGA: Begal Beraksi di Karangbahagia, Jumlahnya Banyak dan Bawa Senjata Tajam

"Pelaku yang mengendarai delapan unit sepeda motor secara berboncengan dan langsung membacok tangan kanan, punggung kanan, perut dan kaki kanan korban hingga korban terjatuh," kata Kapolsek Cikarang Komisaris Mustakim, Selasa, 17 Januari 2023.

Korban yang mendapat bacokan berkali-kali itu tergeletak dan bersimbah darah di lokasi kejadian. Sementara teman korban, kabur menyelamatkan diri.

"Setelah itu pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban. Selanjutnya keluarga korban melapor ke Polres Metro Bekasi dan saat ini korban masih dalam perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi," ungkap Mustakim.

Kepolisian masih menyelidiki kasus begal ini dengan meminta keterangan saksi-saksi, serta mengumpulkan bukti-bukti, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA: Curiga Bunyi Berisik, Ternyata Maling Sedang Congkel Jendela

Korban yang mendapat bacokan berkali-kali itu tergeletak dan bersimbah darah di lokasi kejadian. Sementara teman korban, kabur menyelamatkan diri.

"Setelah itu pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban. Selanjutnya keluarga korban melapor ke Polres Metro Bekasi dan saat ini korban masih dalam perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi," ungkap Mustakim.

Atas kejadian tersebut, kendaraan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 5382 FJR milik korban berhasil dibawa kabur komplotan begal.

Kepolisian masih menyelidiki kasus begal ini dengan meminta keterangan saksi-saksi, serta mengumpulkan bukti-bukti, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. (Adika F Utomo)