POJOKSATU.id - Kepala Desa Cikarageman, Markun Hidayat, mengatakan sarana ibadah berupa musala sangat dibutuhkan oleh warga Cluster Sweet Alba di Perumahan Harvest City.
Pernyataan tersebut disampaikan Markun setelah mediasi antara warga Cluster Sweet Alba dan manajemen Harvest City berlangsung di aula Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat, 7 Juli 2023, pagi.
Mediasi tersebut membahas tentang penggunaan lahan fasilitas umum (fasum) untuk pendirian musala di dalam cluster tersebut.
Saat ini, kelanjutan pembangunan musholla masih menunggu keputusan manajemen Harvest City.
"Kami berharap ada keputusan hari ini yang membuat kita tersenyum. Pihak yang hadir saat ini belum dapat memberikan keputusan karena masih ada pimpinan di atas," kata Markun kepada awak media.
Kejelasan mengenai pembangunan musala tersebut akan ditunggu keputusan dari jajaran manajemen Harvest City dalam satu minggu ke depan pada rapat lanjutan.
"Secara pasti, musala sangat dibutuhkan. Menurut warga sendiri, sudah banyak warga yang membutuhkan. Satu kluster tersebut terbagi menjadi dua desa, Cikaregeman dan Muktijaya. Masalah tanah yang menjadi permasalahan berada di Desa Cikarageman," jelas Markun.
Markun berharap adanya kepastian dan kesepakatan antara warga dan pengembang mengenai kelanjutan pembangunan musala.
"Sebagai kepala desa, saya berharap ada jawaban yang membuat warga merasa nyaman, puas, dan tersenyum," tambah dia.
BACA JUGA: Mediasi Manajemen Harvest City, Warga Sweet Alba Tunggu Lokasi Fasum untuk Pendirian Musola
Kapolsek Setu, AKP Abdul Rasyid, menyampaikan bahwa warga meminta lokasi fasum lain jika tidak diizinkan untuk membangun di fasum saat ini
"Tadi disampaikan bahwa legalitasnya akan dikoordinasikan dengan manajemen. Semoga dalam waktu satu minggu yang diberikan, bisa ditemukan jalan tengah," ucap dia.
"Kami juga mengarahkan untuk menjaga kondusivitas dan menahan diri serta tidak ada tindakan anarkis," sambung Rasyid.
Dia menambahkan Polsek memastikan kondusivitas di Cluster Sweet Alba. Sampai saat ini, tidak ada kendala apa pun di tengah warga.
Penulis: Andi Saddam
Editor: Andi Saddam




