POJOKSATU.id - Kepala Desa Ciledug Iing Solihin meninjau kondisi tanggul yang jebol akibat hantaman air, Sabtu, 13 Mei 2023, malam.
Jebolnya tanggul itu membuat banjir di 2 perumaham Griya Setu Permai dan Mustika Gandaria. Sejumlah warga pun sempat mengungsi akibat hal tersebut.
Iing menjelaskan perbaikan akan dilaksanakan secara gotong royong pada hari Minggu, 21 Mei 2023, sambil menunggu volume air Kali Sadang berkurang.
Gotong-royong melibatkan unsur masyarakat, Pemerintah Desa Ciledug, Pemerintah Kecamatan Setu, Polsek Setu dan Danramil Setu
"Kita sudah dapat karung 1000 lembar dan bronjong dari BPBD Kabupaten Bekasi. Perbaikan akan difokuskan di titik tanggul jebol kemarin,"kata Iing usai meninjau lokasi turap.
Iing menjelaskan banjir di perumahan itu diakibatkan tanggul yang masih tanah sehingga tidak kuat menahan debit air dari Kali Sadang.
"Kita sudah berkali-kali mengajukan ke Pemkab Bekasi , tapi sampai sekarang hanya sebagi-bagian saja. Jadi bukan tidak dapat bantuan pembangunan cuma belum maksimal,"kata dia.
Total. kata Iing, sekitar 1000 meter yang belum diturap permanen. Imbasnya jika tanggul tanah tidak kuat menahan air, akan luber ke pemukiman warga.
"Saya harap ke depannya dapat segera dilakukan penurapan permanen oleh Pemkab Bekasi. Total hampir 4 ribu warga yang dapat menjadi korban banjir akibat luber kali sadang,"tuturnya.
Iing menjelaskan, Pemerintah Desa Ciledug tidak bisa menganggarkan penurapan karena anggaran yang cukup besar, sehingga perlu bantuan dari Pemkab Bekasi.
Penulis dan Editor: Andi Saddam




