POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bekasi mengambil tindakan atas keberadaan tempat sampah liar di bilangan Kampung Rawabugel, tepatnya di Jalan H. Saleh, RT 3 RW 10, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Sampah-sampah di wilayah tersebut terakhir diangkut sejak tahun 2000-an dan menjadi keluhan masyarakat yang tinggal sekitar. Sampah-sampah yang berada di wilayah tersebut angkut dan dibuang ke TPA Sumur Batu.
Pelaksana Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan yang jelas pihaknya berupaya menyelesaikan persoalan yang sudah tahunan.
Baca Juga: Warung di Tengah Kepungan Sampah TPST Bantargebang Raih Omzet Tak Sedikit Lho
Tri menegaskan sampah sampah tersebut tidak mungkin baru setahun-dua tahun, tetapi lebih dari itu.
"Tapi memang perlu setelah ini dibersihkan dan perlu adanya kesadaran masyarakat sekitar yang tidak kembali membuang di sana," kata dia.
Berdasarkan informasi yang diterima, tempat sampah liar yang ada di Rawabugel sudah ada sejak 2013 dan jumlahnya kian bertambah seiring waktu berjalan.
Lanjut Tri, Pemkot Bekasi memberikan fasilitas agar masyarakat bisa berubah menjadi lebih baik lagi ke depannya.
Baca Juga: Kuli Panggul Terlindas Buldoser Pengeruk Sampah Di Pasar Induk Cibitung
Meskipun TPA Sumur Batu sudah overload, pihaknya terus mengoptimalkan lewat upaya perluasan.
Tri juga berharap Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) tahun ini bisa mulai groundbreaking agar dapat menampung hingga 800 ton per hari.
"Walaupun ada persoalan 1.000 ton, sehari 800 ton sudah selesai. Jadi minimal mengurangi beban biaya pengadaan lahan setiap tahun," tegas dia.
Baca Juga: Bingung Tempat Buang Sampah, Lahan Kosong di Bintara Jadi TPA Sumurbatu Mini
Karena menurut dia, lahan yang kosong pun sudah mulai habis. Sudah mulai masuk menyasar ke kampung-kampung tempat permukiman warga.
Sehingga hari ini bukan membebaskan lahannya, tetapi membebaskan bangunannya. Jadi ini yang menjadi beban berat Pemkot.
"Ya mudah-mudahan PLTSa bisa selesai tahun ini. Sehingga kita bisa mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA Sumur Batu," tutup Tri.***




