BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengajak masyarakat memberikan data secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya saat didatangi petugas Badan Pusat Statistik (BPS).
Data dari survei ekonomi tersebut akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat di Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan keterbukaan warga sangat menentukan kualitas data yang dihimpun BPS.
Ia meminta masyarakat menerima kedatangan petugas dengan baik dan tidak ragu memberikan informasi yang dibutuhkan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk menerima dengan baik kehadiran petugas BPS dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi di lapangan,” kata Tri dalam keterangannya, Minggu, 12 Juli 2026.
Menurut Tri, data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Data yang akurat akan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Tri juga meminta warga tidak khawatir terhadap keamanan informasi yang diberikan.
Ia memastikan seluruh data yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik resmi negara.
Baca Juga : Ryo Matsumura Resmi Tinggalkan Persija Usai Kontrak Berakhir
Data tersebut tidak digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum, maupun keperluan lain di luar pendataan statistik.
Dalam pelaksanaannya, petugas BPS turut didampingi ketua RT dan RW setempat.
Pendampingan itu dilakukan untuk mempermudah petugas mengenali wilayah dan memastikan responden yang didata sesuai sasaran.
Pemkot Bekasi berharap kerja sama antara masyarakat, BPS, serta pengurus lingkungan dapat menghasilkan data ekonomi yang valid.
Data itu nantinya menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Data yang valid akan menjadi pijakan penting dalam menghadirkan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang benar-benar sesuai kebutuhan warga,” tutup Tri.***




