BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berupaya menekan angka pengangguran dengan memberikan lebih banyak peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bekasi pada periode Agustus 2022 hingga Agustus 2024 tercatat 7,82 persen.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, mengakui angka tersebut masih tergolong tinggi. Oleh karena itu, Pemkot Bekasi akan memperkuat peran UMKM agar bisa berkembang dan berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga: Persija Jakarta Hadapi PSIS Semarang, Targetkan Kemenangan di Liga 1

"Kami terus berupaya memberi ruang bagi UMKM agar bisa bertahan dan membantu mengurangi angka pengangguran di Kota Bekasi," ujar Tri, Senin, 3 Februari 2025.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

"Diperlukan inovasi dalam membuka lapangan pekerjaan, termasuk dengan mengoptimalkan UMKM dan mengadakan lebih banyak event di Kota Bekasi," demikian kata dia.***