BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus menggencarkan program Pasar Murah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi, khususnya di tengah fluktuasi harga pangan.
Pasar Murah ini digelar dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Perum Bulog, ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret, hingga penyedia minyak goreng rakyat.
“Tujuan utamanya adalah menjaga daya beli masyarakat. Harganya jelas lebih murah dibanding pasar umum, karena ini hasil kolaborasi dengan berbagai mitra,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Solikhin, Kamis, 31 Juli 2025.
Selain melibatkan pelaku usaha lokal, program ini juga mendapat dukungan dari Disperindag Provinsi Jawa Barat serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bekasi.
Baca Juga: Pasar Murah di Teluk Pucung Laris Manis, Harga Lebih Murah Sampai 15 Persen
“Kami sudah berkoordinasi dengan Disperindag Jabar agar program ini bisa terus digulirkan secara rutin di Kota Bekasi,” tambah Solikhin.
Ia memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok dalam kegiatan Pasar Murah selalu dipantau, dan pelaksanaan program ini akan dilanjutkan secara berkala sebagai bagian dari strategi pengendalian harga.
“Inflasi di Kota Bekasi sejauh ini masih terkendali. Ini berkat sinergi seluruh pihak dan program-program seperti Pasar Murah ini. Harapannya, masyarakat bisa terbantu dan daya beli tetap terjaga,” pungkasnya. (adv)***




