BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Hingga saat ini, program tersebut didukung oleh sekitar 249 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, bertambahnya jumlah dapur SPPG harus diiringi dengan koordinasi yang lebih baik serta pengawasan yang semakin ketat agar pelaksanaan program tetap sesuai tujuan.
"Dengan jumlah dapur atau SPPG yang sudah mencapai sekitar 249, tentu koordinasinya harus semakin kuat," ujar Tri.
Menurutnya, semakin luas cakupan penerima manfaat MBG, semakin besar pula tanggung jawab seluruh pihak untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga.
Tri menekankan bahwa aspek keamanan pangan tidak boleh diabaikan dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Ia mengingatkan agar berbagai kejadian yang pernah terjadi di daerah lain menjadi bahan evaluasi sehingga tidak terulang di Kota Bekasi.
"Kita tentu belajar dari berbagai kejadian yang terjadi di daerah lain. Karena yang kita layani adalah anak-anak dan masyarakat, maka keamanan pangan, kebersihan dan kualitas makanan harus menjadi perhatian utama," kata Tri, Senin (31/8/2026).
Ia meminta seluruh pengelola SPPG memperhatikan setiap proses penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat.
"Jangan sampai karena kita ingin program ini berjalan cepat, kemudian aspek keamanan dan kualitasnya terabaikan," ujarnya.
"Kita ingin MBG memberikan manfaat, tetapi juga harus aman bagi penerima manfaat," sambungnya.
Tri menambahkan, Pemkot Bekasi akan terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui koordinasi lintas sektor dan pengawasan yang berkelanjutan.
Ia berharap sinergi seluruh pihak mampu memastikan program berjalan aman, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Program ini harus kita kawal bersama serta siap bersinergi. Sehingga pelaksanaannya semakin baik, aman, tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya.




