BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan lansia, di tengah dinamika pembangunan kota yang semakin maju.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok lansia menjadi indikator penting kesejahteraan sosial, sejajar dengan kelompok rentan lainnya seperti anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.
“Jika keempat kelompok ini mendapatkan perlindungan yang layak, maka kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat secara umum akan tercapai. Itulah esensi dari kota yang nyaman dan sejahtera,” ujar Bang Harris, sapaan akrabnya, saat menghadiri Gebyar Skrining Kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Lansia Nasional di Puskesmas Jatikramat, Jatiasih.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Bangun Tiga Polder untuk Atasi Banjir dan Tambah Fasilitas Publik di DAS Cijambe
Ia menekankan pentingnya pembangunan fasilitas publik ramah lansia, seperti akses trotoar, pencahayaan jalan, hingga layanan kesehatan yang terjangkau. Hal ini dianggap sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan inklusif dan memberdayakan lansia.
Menurut Bang Harris, fase lanjut usia bukanlah akhir dari produktivitas, tetapi merupakan bagian penting dari perjalanan hidup yang harus didukung oleh keluarga, masyarakat, dan kebijakan pemerintah.
“Lansia bukan hanya untuk dihormati, tapi juga harus diberdayakan agar tetap merasa berharga dan bahagia di usia senja,” tutupnya.***




