BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan akses jalan menuju lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan mulai dibangun pada Maret 2026 mendatang.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, pembangunan akses jalan menjadi bagian penting dalam mendukung operasional PSEL ke depan. Anggaran tersebut telah dialokasikan untuk memperlancar mobilitas kendaraan menuju lokasi proyek.
“InsyaAllah bulan Juli atau Agustus sudah mulai proses fisik jalannya. Kami menganggarkan sekitar Rp10 miliar untuk pembangunan jalan akses kendaraan menuju lokasi PSEL,” kata Tri, Sabtu 14 Februari 2026.
Menurutnya, keberadaan akses jalan yang memadai menjadi faktor pendukung utama agar distribusi dan pengelolaan sampah berjalan efektif ketika fasilitas PSEL mulai beroperasi.
Pembebasan Lahan Dituntaskan Tahun Ini.
Baca Juga : Empat Daerah Pertama PLTSa, Bekasi Siap Bangun Fasilitas Sampah Jadi Listrik
Pemkot Bekasi juga tengah menyelesaikan pembebasan lahan untuk proyek strategis tersebut.
Tri menjelaskan, lahan seluas 5 hektar akan dituntaskan pembebasannya pada tahun ini. Sementara tambahan lahan seluas 1,1 hektar akan dibebaskan pada tahun depan.
“Terkait dengan PSEL, sesuai amanat Pak Menteri, kami sudah melakukan langkah progresif. Untuk lahan seluas 5 hektar akan kita selesaikan tahun ini. Yang 1,1 hektar tahun depan,” ujar Tri.
Ke depan, kawasan tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat pengolahan sampah, tetapi juga akan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau.
“Lokasi ini bukan hanya tempat sampah, tapi kita siapkan menjadi hutan kota. Kami pastikan teknologinya adaptif terhadap lingkungan,” pungkas Tri.***




