BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerima sejumlah keluhan dari orang tua dan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait menu makanan yang dianggap membosankan dan kurang variatif.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menyampaikan bahwa aduan tersebut umumnya berkaitan dengan rasa dan variasi menu yang membuat anak-anak merasa jenuh.

“Menu yang kurang variatif, kemudian dari sisi rasa, sehingga anak-anak timbul kejenuhan. Relatif itu yang disampaikan,” kata Tri, Rabu, 24 September 2025.

Baca Juga: Dinkes Kota Bekasi Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Aman, Tak Ada Kasus Keracunan

Saat ini terdapat 26 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Bekasi. Tri menegaskan pihaknya akan mendorong agar menu MBG lebih bervariasi setiap hari sehingga siswa tidak bosan.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kebersihan dan kualitas makanan agar tidak terjadi insiden keracunan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Bekasi, hingga pertengahan September 2025, sebanyak 33.216 siswa dari TK/PAUD hingga SMA telah menerima jatah MBG. Angka ini masih sebagian kecil dari target lebih dari 440 ribu siswa di seluruh Kota Bekasi.***