BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengusulkan 8.420 formasi Tenaga Kerja Kontrak (TKK) untuk diusulkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam pendaftaran CASN 2024 mendatang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun bekasi.pojoksatu.id, bahwa jumlah TKK di lingkungan Pemkot Bekasi saat ini sebanyak 11.853 TKK.
Pemkot Bekasi paling banyak mengusulkan formasi CPNS untuk tenaga guru dari dinas pendidikan, dibandingkan dinas lainnya.
Baca Juga: Persiapan Mudik Lebaran 2024, Pemkot Bekasi Perbaiki Jalan untuk Kenyamanan Pemudik
Kepala Bidang Administrasi dan Pengembangan Karir Aparatur Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Meri Soniati, menjelaskan pengajuan berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Pada tahun ini Pemkot Bekasi tidak mengusulkan PNS. Karena lebih fokus untuk mengadministrasikan dari pegawai yang berstatus Non ASN," jelas Meri kepada bekasi.pojoksatu.id, Senin, 25 Maret 2024.
Teknisnya, Pemkot Bekasi masih menunggu petunjuk dari MenPan RB guna membahas formasi yang telah diusulkan untuk CASN 2024.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Perbaiki Jalur Mudik Dalam Waktu Dekat
"Kita hanya sifatnya menunggu aja peraturan peraturan teknis yang nantinya akan dikeluarkan oleh MenPan RBB seperti apa, apakah tes nya itu melalui rangking atau passing grade kita belum tau. Tapi yang pasti akan ada tes," ucap dia.
Dari 11 ribu pegawai TKK sekitar ada 2 ribu pegawai yang tidak diusulkan dalam formasi CASN
Itu terjadi karena yang berstatus kontrak tahun 2022 keatas belum masuk di basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Jadi yang 8 ribu TKK itu sudah ada di Data BKN, waktu di 2021 kan sudah dilakukan pendataan. Sedangkan yang lainnya belum, kan nkn-ata BKN. Persyaratan waktu pendaftaran itu masa kerjanya satu tahun di 2022. 2022 itu kan engga termasuk, Jadi yang 2021 yang baru keangkat,” demikian kata dia. (Adv)***




