BEKASI.POJOKSATU.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi masih menghadapi hambatan dalam pelaksanaan pendataan tempat usaha dan rumah tangga. Salah satu kendala utama adalah terbatasnya akses petugas ke sejumlah kawasan perumahan elit sehingga target pendataan belum tercapai secara optimal.

Berdasarkan data terbaru, BPS telah mendata 70.416 tempat usaha dari target 267.607 lokasi atau sekitar 26,31 persen. Sementara itu, pendataan rumah tangga baru menjangkau 245.454 kepala keluarga dari target 719.055 keluarga, atau sekitar 34,14 persen.

Kepala BPS Kota Bekasi, Robert Ronytua, mengatakan pihaknya telah mengajukan perizinan kepada pengelola kawasan perumahan agar petugas dapat menjalankan tugas di lingkungan tersebut.

Baca Juga: Polsek Bekasi Barat Gencarkan Sosialisasi Cegah Tawuran Lewat Program Jakarta On The Spot

"Kami sebenarnya sudah menempuh proses perizinan," ujar Robert saat dihubungi, Selasa, 28 Juli 2026.

Meski demikian, proses pendataan belum bisa langsung dilaksanakan karena sejumlah pengelola kawasan masih memerlukan waktu untuk memberikan persetujuan kepada petugas BPS.

Menurut Robert, kondisi tersebut mendorong pihaknya untuk semakin mengintensifkan sosialisasi kepada pengelola lingkungan maupun masyarakat, khususnya di kawasan perumahan elit.

"Karena itu kami terus memperkuat sosialisasi, terutama di kawasan perumahan elit," katanya.

Baca Juga: Kecelakaan di Perlintasan Bulak Kapal, Kendaraan Terseret Kereta hingga 30 Meter

Untuk mengatasi kendala di lapangan, BPS menerapkan strategi penyesuaian jadwal pendataan. Di kawasan yang mayoritas warganya bekerja, petugas melakukan kunjungan pada sore hari hingga akhir pekan agar peluang bertemu penghuni rumah lebih besar.

Sementara menunggu izin memasuki kawasan perumahan tertentu, petugas dialihkan untuk melakukan pendataan di sentra ekonomi dan wilayah permukiman yang lebih mudah diakses serta kooperatif terhadap kegiatan sensus.

Langkah tersebut dilakukan agar proses pendataan tetap berjalan dan capaian survei terus meningkat meskipun masih terdapat hambatan di sejumlah lokasi.

Robert memastikan BPS Kota Bekasi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk memantau perkembangan pendataan sekaligus mengevaluasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga: Pengemudi Minibus Tewas usai Tertabrak Kereta di Perlintasan Bulak Kapal Bekasi

Melalui evaluasi berkala tersebut, BPS berharap dapat menyusun strategi percepatan sehingga target pendataan tempat usaha maupun rumah tangga di Kota Bekasi dapat diselesaikan sesuai rencana.

Ia juga berharap dukungan dari pengelola kawasan dan masyarakat agar petugas dapat menjalankan pendataan dengan lancar sehingga seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai.***