BEKASI.POJOKSATU.id – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda, menilai Generasi Z memiliki karakteristik yang unik dan membutuhkan pendekatan khusus baik dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial.
Menurutnya, pola pikir dan cara pandang generasi ini berbeda dibanding generasi sebelumnya, termasuk dalam menentukan pilihan karier dan interaksi sosial.
“Generasi Z itu unik. Kalau saya ibaratkan seperti menggenggam pasir, kalau terlalu erat mereka akan kabur, tapi kalau terlalu longgar juga bisa hilang. Jadi perlu cara pendekatan yang tepat agar mereka mau terbuka dan menyampaikan ide-ide kreatifnya,” kata Rizki, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, Generasi Z dikenal dengan pemikiran yang out of the box dan lebih menekankan pada kenyamanan batin dalam bekerja.
Baca Juga: Anak Muda Jadi Subjek Politik, Bukan Sekadar Objek
“Anak-anak Gen Z ini kadang mut-mutan, mereka mengikuti kata hati. Kalau sudah tidak cocok di tempat kerja, mereka bisa langsung keluar. Jadi jangankan bicara pilihan politik, urusan pekerjaan saja mereka bisa sangat idealis,” ujar dia.
Rizki menyebutkan bahwa tantangan bagi pemerintah maupun pelaku usaha adalah bagaimana memberikan ruang yang fleksibel namun tetap produktif bagi generasi muda ini. Ia menilai, gaya kerja kreatif seperti content creator atau wirausaha digital menjadi pilihan menarik bagi anak muda masa kini.***




