POJOKSATU.id - Warga di Jalan Borobudur RT 5 RW 4, Perumahan Duren Jaya Permai, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, dikejutkan dengan penemuan mayat yang telah membusuk, Rabu, 24 Mei 2023.

Kemungkinan korban telah meninggal dunia selama satu minggu. Ini dapat diketahui dari kondisi mayat yang sudah membusuk dan mengering.

Untuk melakukan evakuasi, petugas dari Polres Metro Bekasi Kota dibantu oleh warga. Terlebih dahulu mereka harus membobol pintu samping rumah.

Di lokasi, terlihat petugas dan warga menggunakan martil dan linggis untuk membuka pintu rumah tersebut.

Korban diketahui bernama Solehudin, seorang pekerja konveksi di lokasi tersebut. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit, mengingat tidak ada aktivitas yang terlihat dari dalam rumah selama beberapa waktu.

Ketua RT 05 RW 4 Asep Sumarno menjelaskan penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang mencurigai bau yang berasal dari dalam rumah.

BACA JUGA: Mayat Korban Tenggelam di Kali Bekasi Ditemukan di Pulau Seribu

"Saya tidak mengetahui secara rinci tentang pekerjaan korban di konveksi tersebut," ungkap Asep kepada Pojoksatu.id, pada dini hari Rabu, 24 Mei 2023.

Saat rumah tersebut diperiksa, mantan istri korban hadir untuk mengetahui kondisinya.

"Mantan istri mengatakan bahwa posisi korban saat ditemukan adalah terlentang dan sudah mengeluarkan bau yang busuk," kata dia.

Asep menjelaskan aktivitas di lokasi jarang terlihat, terutama sejak pandemi Covid-19. Namun, rumah tersebut dulu digunakan untuk kegiatan konveksi.

BACA JUGA: Mayat Laki-laki telah jadi Tengkorak Ditemukan pada Semak Belukar di Ciawi Bogor

"Saya pribadi tidak pernah melihat korban di sekitar lingkungan ini," tambahnya.

Warga lain, Agung mengungkapkan dalam beberapa hari terakhir tidak ada aktivitas yang terlihat dari dalam rumah konveksi tersebut.

Agung mencurigai hal ini karena selama 3 hari terakhir, penghuni rumah tidak pernah keluar dan biasanya selalu menyapa tetangga.

"Tetangga sebelah bingung karena sudah beberapa hari tidak ada aktivitas dan tidak pernah keluar dari rumah," kata Agung.

"Dia selalu menyapa warga jika pergi atau kemana-mana, tetapi beberapa hari terakhir tidak pernah keluar," demikian kata dia.

Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam