POJOKSATU.id - Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bekasi, Lukmanul Hakim, mengatakan surat pembatalan secara sepihak dari event organizer (EO) tersebut telah menciptakan kegaduhan di sekolah.

Namun, setelah musyawarah dengan sekolah dan penyelenggara, kegiatan perpisahan tetap dilaksanakan.

"Intinya, kegiatan perpisahan ke Yogyakarta tetap berjalan, hanya saja waktunya ditunda satu minggu ke depan. Kita semua sudah sepakat," kata Lukman.

Ia juga meminta agar pihak EO bersikap profesional dan tidak mencampuradukkan bisnis dengan masalah pribadi.

Dari pihak sekolah, tidak ada pemotongan biaya untuk siswa yang ikut perpisahan ke Yogyakarta sebesar Rp1.999.000. Wali murid membayarkan biaya tersebut langsung kepada EO.

BACA JUGA: Siswa dan Wali Murid MAN 1 Bekasi Geger, Acara Perpisahan Hampir Gagal

Sekolah hanya mengetahui 80 persen pembayaran telah dilakukan, sementara sisanya akan diselesaikan saat pemberangkatan.

"Kami meminta agar EO menjalankan kegiatan perpisahan ke Yogyakarta secara profesional karena siswa sudah melakukan pembayaran sebesar 80 persen kepada EO," demikian kata dia.

Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam