BEKASI.POJOKSATU.ID - Bisnis penjualan obat-obatan terlarang di wilayah Kota Bekasi ternyata menghasilkan keuntungan besar.
Seorang penjaga toko bernama Abdul Muhajir mengungkapkan bahwa omzet dari toko yang berada di Kampung Bulak Sentul, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, bisa mencapai Rp30 juta per bulan.
“Sehari bisa bersih sejuta, jadi kalau sebulan sekitar Rp30 juta,” ungkap Abdul kepada Pojokbekasi, Kamis, 12 Juni 2025.
Baca Juga: Warga Geram, Penjualan Obat-Obatan Terlarang di Margamulya Bekasi Utara Marak
Ia menjelaskan bahwa toko tersebut menjual berbagai jenis obat terlarang seperti tramadol, hexymer, gerindo, dan trihexyphenidyl, masing-masing dibanderol Rp10 ribu per butir, kecuali trihexyphenidyl yang dijual Rp10 ribu untuk empat butir.
Abdul juga mengaku hanya bertugas menjaga toko yang dimiliki seseorang asal Aceh. Ia menerima bayaran Rp2 juta per bulan dan menyebut bahwa pasokan obat-obatan dikirim setiap dua hari.
“Yang punya orang Aceh, saya cuma jaga. Dua hari sekali barang datang,” ujar dia.***




