BEKASI.POJOKSATU.id - Pedagang hewan kurban mengeluhkan penurunan penjualan pada Idul Adha tahun ini.

Yovan Khalis memperkirakan penurunan penjualan hewan kurban mencapai 40 persen jika dibandingkan dengan angka penjualan tahun lalu.

Pedagang hewan kurban di wilayah Pekayon itu menduga hal itu karena momentum Idul Adha bertepatan dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

"Kita sebagai pedagang siapa si yang mau sepi, tapi mau gimana lagi pada tahun ini ada bertepatan masuk sekolah," ungkap Yovan, kepada bekasi.pojoksatu.id, Minggu, 16 Juni 2024.

Baca Juga: Promo Penjual Hewan Kurban di Bekasi: Gratis Kambing Jika Beli Sapi

Jika tahun ini penjualan hewan kurban menurun lantaran bertepatan dengan momen pendaftaran sekolah, tahun lalu pedagang hewan kurban terdampak isu penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Pada tahun lalu, heboh-hebohnya PMK nah ada penurunan penjualan. Yang kami harapkan pada tahun ini untuk mengambil keuntungan, tapi pada tahun ini momentum masuk sekolah," tutur dia.

Saat ini, penurunan penjualan hewan kurban mencapai 30 hingga 40 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: DKPPP Kota Bekasi Kian Gencar Periksa Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit Hewan

"Tahun-tahun sebelumnya kita selalu menyediakan 100 sapi, tahun ini cuman 60 sapi. Dari total 60 hewan kurban sapi baru terjual sekitar 60 persen," demikian kata dia.***