BEKASI.POJOKSATU.id - Redaksi bekasi.pojoksatu.id sering memberitakan tentang banjir kiriman di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Biasanya banjir kiriman terjadi karena kenaikan volume air di kali karena limpahan daerah hulu seperti Kabupaten Bogor dan Kabupaten Karawang.

Hal ini membuat kita menjadi penasaran, apakah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi begitu rendah sehingga seringkali mengalami banjir kiriman?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Barat, tinggi wilayah Kota Bekasi 20,09 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sedangkan wilayah Kabupaten Bogor yang kerap mengirim volume air dalam jumlah besar ke Kali Bekasi maupun Kali Cikeas tercatat memiliki tinggi 129,41 mdpl. Tentu jauh dibandingkan Kota Bekasi.

Baca Juga: Operasi Lilin Jaya Mulai Besok, Pengamanan Intensif Momen Nataru

Sementara tinggi wilayah Kabupaten Bekasi rata-rata 66,47 mdpl. Tentu masih lebih rendah dibandingkan Kabupaten Bogor dengan tinggi 129,41 mdpl.

Sementara Kabupaten Karawang memiliki tinggi rata-rata 17,95 mdpl. Angka yang cukup rendah. Mengingat angka tersebut merupakan tinggi rata-rata, karena topografi wilayah Kabupaten Karawang amat beragam.

Dari aliran Karawang, banjir biasanya terjadi pada aliran Sungai Cibeet dan Sungai Citarum.

Baca Juga: Modus Begal Pura-Pura Jadi Polisi, Driver Ojol di Bekasi Jadi Korbannya

Lalu apa wilayah tertinggi di Jawa Barat? Untuk keseluruhan Kabupaten Garut yang paling tinggi dengan 758,92 mdpl, disusul Kabupaten Bandung, 728,01 mdpl, lalu Kota Bandung, 716,63 mdpl.

Sementara wilayah terendah di Jawa Barat adalah Kabupaten Indramayu dengan 2,08 mdpl, lalu Kota Cirebon 4,66 dan Kabupaten Pangandaran 6,96 mdpl.***