BEKASI.POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menilai lembaga pendidikan pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi muda.
Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Shubuh Gabungan di Pondok Pesantren Maslakul Irfan, Jatibening, Minggu, 5 Oktober 2025.
Menurutnya, sistem pendidikan di pesantren tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kerja keras, dan kedisiplinan.
Baca Juga: Wawali Bekasi Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter di Era Digital
“Pendidikan karakter di pesantren mengajarkan bagaimana nilai-nilai moral diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dipahami secara teori,” tutur Harris Bobihoe.
Ia menambahkan, kecerdasan intelektual tanpa dibarengi karakter yang kuat justru bisa membawa dampak negatif bagi diri sendiri dan lingkungan.
Karena itu, pendidikan karakter di pesantren harus terus diperkuat untuk membentuk individu yang seimbang antara ilmu dan akhlak.
Di akhir sambutannya, Harris mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama dan pendidik, untuk bersama melindungi generasi muda dari pengaruh negatif serta mempersiapkan mereka menjadi penerus bangsa yang berakhlak mulia.***




