POJOKSATU,id, KABUPATEN BEKASI - Lurah Wanasari, Sarkum, mengatakan turut mendukung program yang dijalankan oleh para petani anggur yang dapat mengelola kebun anggur secara mandiri.

Dengan keterbukaan informasi dan edukasi yang diberikan oleh petani modern ini, Sarkum yakin ini akan sangat bermanfaat untuk mengalihfungsikan pekarangan rumah dengan tanaman yang bernilai ekonomis.

"Iya kita tahu bahwa di sini ada beberapa jenis anggur bahkan ada juga anggur dari luar negeri yang dapat tumbuh subur di sini," tutur dia.

"Jadi saya mendorong agar masyarakat dapat mengimplementasikannya di rumah agar budidaya ini dapat menjadi hobi bercocok tanam yang memiliki nilai ekonomi," kata Sarkum.

BACA JUGA: Harus Ada Varian Anggur Lokal Khas Bekasi

Petani Anggur, Robi Murdani, mengaku dukungan dari pemerintah daerah selama 6 bulan ke belakang sangatlah membantu perkebunan untuk bisa bangkit.

Perkebunan anggur itu sempat mati suri lantaran pandemi.

Dengan kunjungan ini, dia optimis anggur khas Kabupaten Bekasi akan dapat terealisasikan di kebun miliknya.

“Saya berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah sehingga sangat berdampak sekali bagi kami," ucap dia.

"Ke depan kita berharap agar anggur ini juga dapat menjadi buah varietas lokal seperti yang disampaikan oleh Pj Bupati Bekasi,” demikian kata dia. (ps)