POJOKSATU.id - Arus mudik semakin padat pada malam hari, baik di Jalur Pantura, Jalur Kalimalang ataupun Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Kepadatan pemudik itu menuntut petugas yang berada di pos pelayanan (posyan) harus siaga melayani pemudik yang mampir.
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menilai petugas yang melayani pemudik harus ditambahkan pada malam hari demi memastikan pelayanan maksimal.
"Kalau siang pengendara sepi, banyaknya nanti ketika sore menjelang malam hari," kata dia saat meminjau pos mudik di depan Gedung Juang, Tambun Selatan.
"Makanya harus ditambahkan personel gabungan agar bisa cepat dalam melayani para pemudik tersebut, kebanyakan yang melintas itu kendaraan roda dua," sambung Dani.
BACA JUGA: Begini Rekayasa Lalin Jakarta Saat Libur Lebaran 2023, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Obyek Wisata
Dani menjelaskan ada pos yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Dishub, Satpol PP serta Dinkes.
"Mereka sangat kompak masing-masing untuk memberikan pelayanan kepada pemudik seperti ada tempat ibadah, cek kesehatan serta tempat peristirahatan," ucap Dani.
Editor: Andi Saddam




