BEKASI.POJOKSATU.id - Dua dari tujuh korban tenggelam di aliran Kali Bekasi berhasil diidentifikasi dan sudah dimakamkan di kediamannya, pada Selasa, 24 September 2024.

Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, bahwa mayat yang sudah teridentifikasi bernama Muhammad Rizki (19 tahun) yang merupakan warga Bojong Menteng.

Kaka korban, Reza Kurniawan, menjelaskan, adiknya sudah tidak ada kabar dan tidak pulang ke rumah sejak Sabtu, 21 September 2024.

"Kami sendiri pihak keluarga mendapatkan informasi dari media sosial yang viral, maka dari itu kami langsung mendatangi Rumah Sakit Kramajati Polri untuk memastikan," ungkap Reza kepada awak media, Rabu, 25 September 2024.

Reza mengatakan, pihak keluarga kaget tidak kepalang ketika melihat salah satu jenazah yang ditemukan yang meninggal dunia di aliran kali Bekasi merupakan anggota keluarganya.

Baca Juga: Penyelidikan Kematian 7 Korban Harus Dilakukan Secara Transparan

Sementara itu, satu korban lainnya yang sudah di identifikasi bernama Ahmad Davi berusia 16 tahun. Davi merupakan warga Bantargebang Utara, RT 02 RW 04, Kelurahan Bantargebang, Kota Bekasi.

Kakak korban, Yanto (44) menerangkan, Ahmad Dafi sendiri sudah tidak bisa dihubungi pada Sabtu, 21 September 2024.

"Kami pihak keluarga sempat menghubungi Dafi pada pukul 23.00 WIB. Itu masih bisa dihubungi. Terus jam 02.00 WIB sudah tidak bisa dihubungi dan WhatsApp sudah ceklis satu," jelas dia.

Pihak keluarga baru mengetahui bahwa Dafi menjadi salah satu korban dari kerabatnya yang terlebih dahulu diamankan pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota.

"Saya dikasih tahu sama temannya yang sudah dibebaskan sama polisi karena tidak terbukti, terus dia ke rumah memberitahu bahwa Dafi menjadi korban tenggelam di Kali Bekasi," ucap Yanto.

Baca Juga: Satu Korban Kali Bekasi Dimakamkan di Pemakaman Keluarga

Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga langsung mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk memastikan hal tersebut.

"Saya diminta untuk menyerahkan dokumen berupa Kartu Keluarga, KTP, ijazah, dan juga sidik jari," kata Yanto menuturkan.

Pihak keluarga juga diberitahukan foto-foto para korban yang dimasukkan ke dalam kantung jenazah. Korban terakhir menggunakan jaket hoodie berwarna biru muda dan menggunakan kalung.

"Kami meminta keadilan seadil-adilnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut kematian adik saya tersebut, karena memang ini sudah memakan banyak nyawa," ujar dia. ***