POJOKSATU.id - Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto punya cara tersendiri untuk membangun pemahaman peserta didik tentang wawasan kebangsaan.
Saat berkunjung ke Persada Husada Indonesia, Tri berdialog dengan salah seorang peserta didik yang menggunakan seragam pramuka. Namanya Dika.
Kepada pelajar itu, Tri bertanya tentang radikalisme. Dika spontan menjawab pengboman dan ISIS.
Menurut Dika bom itu berbahaya dan dia tidak mau jika menjadi orang yang disuruh membom.
"Menanamkan semangat nasionalisme dan wawasan kebangsaan kepada para pelajar bisa dilakukan melalui dialog interaktif yang menyenangkan," jelas Tri lewat akun Instagram @mastriadhianto.
BACA JUGA: Pemkot Bekasi Hadir di Acara Peresmian Sekretariat APWI
Lanjut dia, dengan memperkokoh 4 pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, hal ini membuat para pelajar mudah dalam memahaminya untuk terhindar dari paham-paham radikalisme dan intoleransi.
"Seperti Dika, ia menyampaikan untuk tidak melakukan hal yang berbahaya karena akan merugikan banyak aspek kehidupan bahkan menghilangkan nyawa," demikian tutur Tri. (adv)




