BEKASI.POJOKSATU.id - Polda Metro Jaya kembali memanggil dan memeriksa sejumlah saksi guna mengusut kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk menggali penyebab insiden sekaligus menghimpun keterangan dari pihak-pihak yang diduga mengetahui kejadian tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.
“Pemeriksaan terhadap pihak taksi Green, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Ruang, dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dilaksanakan di Polda Metro Jaya, dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB,” kata Budi, Senin, 4 Mei 2026.
Baca Juga: 2.500 Perempuan Bekasi Ikuti Skrining Kesehatan Gratis, Pemkot Dorong Deteksi Dini
Ia menjelaskan, seluruh pihak yang diperiksa memiliki keterkaitan dengan peristiwa kecelakaan tersebut dan diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas guna mendukung proses penyelidikan.
“Semua pihak yang kami periksa ini diharapkan dapat memberikan keterangan yang jelas untuk mendukung proses penyelidikan,” ujarnya.
Selain itu, pemeriksaan juga menyasar saksi tambahan dari internal perkeretaapian, khususnya dari Daop 1 Jakarta.
“Untuk saksi dari Daop 1 Jakarta, pemeriksaan dilaksanakan di Kantor Daop 1 Manggarai,” jelasnya.
Menurut Budi, penentuan lokasi pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pengambilan keterangan dari para saksi.
“Hal ini agar proses pemeriksaan berjalan lebih efektif dan efisien,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa hingga kini penyidik masih terus mengumpulkan keterangan serta alat bukti guna mengungkap secara pasti kronologi kejadian.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian,” ungkapnya.
Baca Juga: Resmikan Jalan Pekayon, Wali Kota Bekasi Soroti Bangunan Diduga Tak Berizin
Budi memastikan, seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan, serta perkembangan kasus akan disampaikan setelah tahapan pemeriksaan rampung.
“Nanti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai,” tutupnya.***




