BEKASI.POJOKSATU.id - Kepala Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan, Iptu Agung, membantah laporan mengenai kematian seorang pelajar akibat aksi tawuran.
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan bekasi.pojoksatu.id, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Baru Galaxy, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin, 18 September 2023.
Agung menjelaskan bahwa korban tidak mengalami luka bacokan dari kelompok pelajar lainnya. Sebaliknya, korban jatuh dari motornya.
Baca Juga: Puluhan Pelajar Asal Cileungsi Tepergok Hendak Tawuran di NarogongBaca Juga: Puluhan Pelajar Asal Cileungsi Tepergok Hendak Tawuran di Narogong
"Ia mengalami luka bukan karena diserang dengan senjata tajam, tetapi karena ia terjatuh dari motornya ketika mencoba menghindari lawannya. Informasi yang beredar di media sosial mengenai kematian pelajar ini adalah hoaks," kata Agung saat dihubungi oleh awak media pada malam, Selasa, 19 September 2023.
Agung mengungkapkan bahwa korban sedang berboncengan dengan seorang temannya yang berniat untuk terlibat dalam aksi tawuran.
Mereka berencana untuk melakukan aksi tawuran dengan kelompok pelajar lain di jalan tersebut.
Baca Juga: 5 Remaja Ditangkap Anggota Polres Metro Bekasi Kota Gara-Gara Berencana Ikut Tawuran
"Kelompok musuh mereka jauh lebih banyak daripada jumlah kelompok korban, sehingga korban jatuh dari sepeda motornya ketika mencoba menghindar dan melarikan diri," jelas Agung.
Dia juga menjelaskan bahwa korban mengalami luka di kepala dan tangan yang lecet. Korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Anna Medika untuk mendapatkan perawatan medis.***




