BEKASI.POJOKSATU.id – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 diyakini membawa dampak ekonomi besar bagi Kota Bekasi sebagai salah satu daerah tuan rumah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Barat, Hery Antasari, mengatakan kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan suporter selama Porprov akan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Menurutnya, berbagai sektor usaha akan merasakan manfaat langsung, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kuliner, perhotelan, pariwisata, hingga penjualan cendera mata khas daerah.

“Kami perlu sampaikan bahwasanya menjadi tuan rumah multi-event Porprov ini tidak ada yang rugi,” kata Hery dalam keterangannya, dikutip Jumat (10/7/2026).

Hery menjelaskan, kebutuhan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan berbagai keperluan peserta akan menciptakan perputaran uang yang cukup besar di setiap daerah penyelenggara.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal di Kota Bekasi untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat dari luar daerah.

“Tuan rumah ini pasti akan berlipat-lipat kembali kepada kota yang bersangkutan, dari UMKM-nya, merchandise-nya, kulinernya, penginapannya, wisatanya, hingga oleh-olehnya. Semua akan kembali kepada masyarakat dan kota tuan rumah,” jelasnya.

Baca Juga : Stadion Patriot Candrabhaga Disiapkan Jadi Lokasi Pembukaan Porprov XV Jabar 2026, Progres Venue Capai 65 Persen

Selain mendongkrak omzet pelaku UMKM, Porprov Jawa Barat juga diperkirakan meningkatkan tingkat hunian hotel dan penginapan di Kota Bekasi.

Pelaku usaha kuliner, pusat perbelanjaan, jasa transportasi, dan sektor pariwisata juga berpeluang mendapatkan tambahan konsumen selama rangkaian kompetisi berlangsung.

Hery optimistis anggaran yang telah dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk mempersiapkan penyelenggaraan Porprov akan kembali melalui meningkatnya aktivitas ekonomi di tengah masyarakat.

“Berapa pun yang dikeluarkan oleh Kota Bekasi, pasti akan kembali berlipat-lipat,” tegasnya.

Karena itu, pemerintah daerah dan pelaku usaha diminta memanfaatkan momentum Porprov Jawa Barat 2026 dengan mempersiapkan pelayanan, produk, dan promosi yang maksimal.

Penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Bekasi.

Naskah ini dapat dibuat lebih tajam dengan fokus pada keuntungan UMKM, hotel, dan sektor kuliner selama Porprov.***