BEKASI.POJOKSATU.id – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi warga Kota Bekasi.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal memberi makan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Dari bahan pangan, tenaga dapur, hingga pelibatan UMKM lokal—semuanya menjadi bagian dari rantai manfaat yang nyata,” ujarnya, Senin, 13 Oktober 2025.

Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen memanfaatkan program MBG untuk memberdayakan pelaku usaha lokal, mulai dari pemasok bahan baku, pengelola dapur, hingga tenaga pendukung lainnya. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi warga yang terlibat langsung dalam operasional SPPG.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Makan Bergizi Gratis Nasional

Selain itu, Pemkot Bekasi berencana mendorong optimalisasi lahan pertanian dan sumber daya lokal agar dapat mendukung kebutuhan bahan pangan bergizi secara berkelanjutan.

“Ini adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Dengan sinergi seluruh pihak terkait, kami optimis anak-anak di Kota Bekasi akan tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan ceria menuju Generasi Emas 2045,” tegasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, program MBG diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bekasi.***