BEKASI.POJOKSATU.id - FC Bekasi City berhasil mengamankan 3 poin setelah mengalahkan PSMS Medan pada lanjutan Liga 2 Indonesia, di Stadion Patriot Chandrabaga, Minggu 9 November 2025.

Gol semata wayang dari Renang Silva pada menit ke 64 melalui skema serangan balik cepat dan gagal diantisipasi lini pertahanan PSMS Medan.

Sejak babak pertama, PSMS Medan tampil agresif dan menguasai pertandingan. Beberapa peluang tercipta, namun belum berhasil memenangkan pertandingan.

Memanfaatkan satu momen serangan balik cepat dan berhasil mencetak gol penentu kemenangan melalui Renan Silva.

Asisten Pelatih PSMS Medan, Welliansyah, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan anak asuhnya tersebut.

Welliansyah menjelaskan, bahwa timnya mendominasi pertandingan, namun kurang efektif dalam memanfaatkan peluang.

“Malam ini kami tidak bisa memberikan poin. Kami menguasai pertandingan, banyak peluang, tapi peluang ini tidak tercipta gol. Sedikit kesalahan dalam antisipasi counter attack dan peluang Bekasi City menjadi gol. Ini menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujar Welliansyah pada sesi temu pers usai pertandingan.

Baca Juga : Wanita Paruh Baya Nekat Mengakhiri Hidupnya Di Gedung Terbengkalai Di Bekasi

Welliansyah menegaskan bahwa penyelesaian akhir akan menjadi fokus perbaikan menjelang laga berikutnya.

“Pergantian Bharata dengan Rudiyana kami merubah taktikal dan cukup menghasilkan peluang. Ini masalah finishing yang perlu kami evaluasi. Mudah-mudahan ke depan lawan Tegal kita lebih baik lagi dalam finishing,” jelas dia.

Dirinya mengatakan, bahwa akan mengevaluasi dan perbaikan setelah menelan kekalahan saat menghadapi FC Bekasi City.

“Kami akan melakukan evaluasi yang sangat wajib adalah finishing. Gol terjadi dari counter attack, ini evaluasi. Mudah-mudahan lawan Tegal (Kamis,13 November 2025) nanti ada perubahan,” kata Weliansyah.

Sementara itu, pemain PSMS Medan, Kim, juga mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pertandingan.

Baca Juga : Pemkot Bekasi Terapkan Contra Flow di Jalan I Gusti Ngurah Rai Hingga 30 November 2025

"hari ini game yang sangat buruk, ada banyak peluang tapi tidak bisa mencetak gol. Kami mohon maaf, Pertandingan berikutnya di Tegal, harapannya tiga poin. Hari ini aku ingin menjadi kekalahan terakhir di musim ini,” ucap Kim.

Musim pertamanya di Liga Indonesia diakuinya cukup menantang dan dia juga mengaku tetap menikmati di PSMS Medan, salah satunya lantaran dukungan suporter.

“Permainan di Liga Indonesia sangat berteknik dan kuat. Juga, saya terkejut banyak sekali fans di Medan. Terima kasih,” pungkas dia.

PSMS Medan dijadwalkan menghadapi Persekat Tegal di Stadion Pakansari, Bogor, pada laga berikutnya, yang menjadi kesempatan penting untuk mengamankan tiga poin dan menjaga asa menuju babak berikutnya.***