POJOKSATU.id - Santri Husnul Khotimah Kuningan menggelar acara pesantren kilat dengan nama yaitu "Ramadhan Festival" di SMPN 3 Bekasi. Acara ini digelar oleh Forum Komunikasi Santri asal Bekasi of Husnul Khotimah (Forkasi-HK).
Acara ini rutin terselenggara setiap tahunnya dan telah menginjak tahun ke-14. Tema yang diusung pada tahun ini adalah 'Pemuda Berperan Pemimpin Peradaban'.
Pesantren kilat ini diikuti oleh 1.111 siswa dari kelas 7, 8, dan 9. Hari pertama dibuka oleh Ketua Pelaksana Ramadhan Festival 14 yaitu M. Ismail Hanif pada tanggal Senin, 11 April 2023.
Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMPN 3 Bekasi dan disambung dengan materi mengenai aqidah dan akhlak yang disampaikan oleh santri di kelas masing-masing. Kegiatan ini ditutup sampai jam 11.30.
Hari kedua, kegiatan diisi dengan perlombaan kelas 7 dan 8 di kegiatan itu juga tersedia talk show untuk kelas 9 di aula sekolah. Pengisi talk show adalah Haidar Tsaqib, alumni santri Husnul Khotimah Kuningan 1.
Hari ketiga materi diisi dengan materi tentang fiqih, sholat dan puasa Ramadhan. Kemudian berlanjut dengan final lomba hingga menjelang waktu dzuhur.
Pada sore hari atau pukul 16.00 datang, peserta mabit sejumlah 104 siswa dari kelas 7 sampai 9. Sebelum azan magrib berkumandang ada tadarus yang diisi tentang pendalaman kaidah-kaidah Al Quran dan nada-nada Al Quran.
Setelah buka puasa, peserta mabit makan beserta. Penyediaan mi instan dan kopi bekerja sama dengan Wings Food dan Neo Coffee. Setelah itu, peserta sholat isya dan terawih berjemaah di Masjid SMPN 3 Bekasi.
Belum sampai di situ. Selepas tarawih peserta mendapat motivasi tentang kepemudaan dan tidur. Berlanjut pada hari keempat, kegiatan diawali dengan sahur dan tahajud bersama.
Persiapan penutupan mulai 07.00 di lapangan sekolah. Satu jam setelahnya ada ceramah monolog dari Ir. Fachrurrozi Alwi Dahlan, staf khusus DPRD Kota Bekasi.
Setelah itu pembagian hadiah dengan sponsor Nibras House bagi pemenang lomba.
"Pesantren kilat ini bertujuan agar siswa dapat lebih fokus beribadah pada bulan suci Ramadhan," tutur Ismail Hanif.
"Dan, memberi pondasi terhadap adab dan akhlak," demikian kata dia.
Penulis: Adika F. Utomo Editor: Andi Saddam




