POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Rapat Kerja (Raker) Serikat Pekerja Panasonic Gobel Energy Indonesia-Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (SP PECGI-FSPGG) yang kedua resmi dibuka di Hotel Holiday Inn, Sabtu, 25 Februari 2023.
Sekretaris Umum SPPECGI Adhi Fikri mengatakan dalam raker tersebut serikat berkomitmen dalam peningkatan kesejahteraan anggota dan juga peningkatan sumber daya manusia.
"Kita punya target 2023 ini bagaimana bisa mensejahterakan karyawan dan keluarga , khususnya di Panasonic Gobel energy Indonesia," tutur Fikri.
Fikri menjelaskan seluruh pekerja diwajibkan untuk meningkatkan produktivitas kerja agar dapat memberikan yang terbaik bagi perusahaan.
"Karena jika profit perusahaan baik, dampaknya itu ke karyawan langsung. Jadi kita banyak fokus, saat ini program-program yang kita buat adalah bagaimana memberikan pendidikan kepada karyawan, agar lebih memahami lagi kondisi perusahaan dan serikat pekerja," ucap dia.
SP PECGI berkomitmen untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dengan pihak manajemen. Fikri mengatakan dengan hubungan baik dapat memberikan manfaat positif untuk kedua belah pihak
"Kita sering diskusi bipartit bersama manejemen. Setiap ada permasalahan kita bisa selesaikan dengan cepat. Kita menghindari Miss informasi antara serikat pekerja dan manajemen," kata dia.
Secara rutin SP PECGI mengadakan bakti sosial seperti pemberian hewan kurban kepada Yayasan Al Fajar Berseri, panti tunagrahita di Tambun Selatan.
"Banyak program-program seperti porseni antardepartemen, vaksin dan kegiatan sosial. Khususnya untuk karyawan dan keluarga karyawan, begitu juga untuk lingkungan sekitar," kata dia.
Sekretaris Jenderal FSPGG, Tamrin Lihawa, menjelaskan raker merupakan bagian dari Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FSPGG. Masing-masing serikat memberikan informasi dan laporan kepada anggota perihal program kerja.
"Yang paling penting soal hubungan industrial, bagaimana kita berdiskusi baik dengan manajemen untuk mencari jalan keluar, bukan kita menang-menangan tapi mencari solusi," kata dia.
"Yang penting target serikat pekerja bagaimana memperjuangkan kepentingan anggota dan keluarga dalam kesejahteraan, begitu juga manajemen," tutur Tamrin.
Tamrin menuturkan berbagai kegiatan sosial sudah dijalankan, FSPGG rutin memberikan bantuan kemanusiaan dan juga sudah memiliki Balai Latihan Kerja (BLK).
"Kita punya BLK FSPGG yang ada di Munjul. Kita sudah melatih di atas 4.000 orang. Kita juga harus bermanfaat juga untuk masyarakat tidak hanya mengejar kesejahteraan karyawan saja, lingkungan juga,"paparnya.
FSPGG juga sudah mendirikan koperasi untuk internal serikat pekerja, Tamrin mengatakan koperasi itu untuk peningkatan kesejahteraan anggota serikat pekerja.
"Koperasi untuk internal serikat. Kita tujuannya, pengurus serikat ini kan kerjanya sosial bukan profit,"ujar dia.
Total FSPGG memiliki 6 ribu anggota di seluruh Indonesia, sedangkan SPPECGI-FSPGG di Bekasi memiliki 2.800 anggota. Tamrin berpesan program kerja harus dapat dijalankan dengan sebaik mungkin. (Andi Saddam)




