BEKASI.POJOKSATU.id - Seorang remaja asal Depok, Ghathafan Raziq Yulamlam (16 tahun), tercatat sebagai jemaah haji termuda di Jawa Barat pada musim haji 2026. Remaja yang akrab disapa Avan ini berangkat ke Tanah Suci bersama ibunya setelah menggantikan porsi haji milik sang ayah yang telah meninggal dunia.
Avan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 2 Kota Depok. Keberangkatannya menjadi perhatian karena usianya yang masih jauh di bawah rata-rata jemaah haji.
“Awalnya harusnya ayah saya, tapi 3 tahun lalu ayah saya meninggal. Terus Bunda ngurus ke Kementerian Haji untuk balik nama,” ujarnya, Kamis, 26 April 2026.
Baca Juga: Lewat Energi Bersih, Pertamina Perkuat Kemandirian Ekonomi Komunitas Difabel Bandung
Ia mengungkapkan bahwa proses pengalihan porsi sempat terkendala karena faktor usia yang belum memenuhi syarat. Namun, setelah melalui tahapan administrasi, ia akhirnya dinyatakan bisa berangkat setelah visa diterbitkan.
“Awalnya belum bisa karena belum 17 tahun. Tapi pas saya di pondok di Serang, saya dapat kabar kalau sudah bisa berangkat. Alhamdulillah visanya sudah keluar,” katanya.
Sebelum berangkat, Avan telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi perlengkapan maupun pemahaman ibadah. Ia mengikuti manasik melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Alhamidiyah.
“Alhamdulillah sudah beberapa kali ikut manasik, jadi sudah dijelaskan tata cara ibadahnya. InsyaAllah sudah cukup paham,” tuturnya.
Selain itu, ia juga menjaga kondisi fisik dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti cukup istirahat, rutin berolahraga, dan menjaga pola makan.
“Paling jaga kondisi, tidur cukup, sering olahraga, makan sehat,” tambahnya.
Baca Juga: Pemeliharaan Tol Cipularang dan Padaleunyi, Jasa Marga Imbau Pengendara Waspada
Avan mengaku bersyukur atas kesempatan yang didapatkan untuk menunaikan ibadah haji di usia muda.
“Alhamdulillah diberi kesempatan ke Tanah Suci. Semoga ibadahnya lancar dan diberi kesehatan, serta mendapatkan haji yang mabrur,” demikian kata dia.***




