BEKASI.POJOKSATU.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi masih merawat puluhan korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026.

Direktur Utama RSUD Bekasi, Ellya Niken Prastiwi, menyampaikan bahwa hingga Rabu, 29 April 2026, terdapat 22 pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Per hari ini pasien yang dirawat di kami ada 22 orang. Satu baru datang tadi di IGD, dan satu baru saja meninggal,” ujar dia.

Baca Juga: Bekasi Siapkan Alarm Peringatan Kereta Berbasis Suara di Perlintasan Rawan

Ia menjelaskan, sebagian besar pasien yang sebelumnya dirawat di ruang intensif kini telah menjalani tindakan operasi dan berada dalam tahap pemulihan.

“Semuanya yang di ICU kemarin sudah dalam kondisi pasca operasi,” jelasnya.

Pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap kondisi pasien, khususnya mereka yang sebelumnya dalam penanganan intensif.

“Kami terus memantau kondisi pasien, terutama yang sebelumnya dalam penanganan intensif. Perkembangannya kami laporkan secara berkala,” ungkap Ellya.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban selamat mendapatkan penanganan terbaik hingga pulih.

Baca Juga: Ormas Kuasai Pelintasan, Pemkot Bekasi dan Polisi Diminta Bertindak Cepat

“Prioritas kami adalah keselamatan pasien yang masih dirawat. Tim dokter dan tenaga medis bekerja maksimal untuk penanganan lanjutan,” katanya.

Di tengah upaya pemulihan korban, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal.***