POJOKSATU.id - Proses penggabungan dua sekolah di Kota Bekasi berlarut-larut, menyebabkan dua sekolah tersebut mengalami kerusakan parah karena kurang terawat.

Kedua sekolah tersebut adalah SDN Kayuringin XIII dan SDN Kayuringin XII yang terletak di Jalan Udang Perumahan Perumnas 2, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa dua sekolah tersebut diresmikan oleh Pemerintah Kota Bekasi pada tahun 2009, dan rencananya akan digabungkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Namun, proses penggabungan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan berlangsung terlalu lama tanpa kejelasan, sehingga salah satu bangunan kelas mengalami kerusakan yang mengkhawatirkan.

Terlihat bahwa beberapa sudut bangunan SDN Kayuringin XIII mengalami kerusakan yang parah. Bahkan, atap-atap sekolah ada yang rusak.

Selain itu, beberapa kelas di gedung tersebut juga mengalami kerusakan dan terancam roboh. Ketika hujan, beberapa kelas bahkan mengalami kebocoran.

BACA JUGA: Siswa MAN 1 Bekasi Gagal Berangkat ke Yogya, Padahal Sudah Bayar Rp1,9 Juta

Salah satu orang tua siswa, Yono, mengungkapkan bahwa jumlah siswanya meningkat karena adanya proses penggabungan.

"Jumlah siswa meningkat karena adanya proses penggabungan yang dilakukan oleh pemerintah," ujar Yono kepada Pojoksatu.id pada Kamis, 8 Juni 2023.

Dia juga mengakui bahwa kondisi ruang kelas sangat tidak layak untuk proses belajar mengajar, yang membuat para siswa merasa khawatir saat belajar.

"Ketika hujan, ruang kelas bocor, ini sangat memprihatinkan untuk dunia pendidikan di Kota Bekasi," tegasnya.

Dia meminta Pemerintah Kota Bekasi untuk segera memperbaiki sekolah yang rusak dan memberikan lingkungan yang layak untuk pendidikan bagi para siswa.

Namun, pihak sekolah enggan memberikan keterangan terkait proses penggabungan dan kerusakan ruang kelas.

Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam