POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Camat Bekasi Timur, Fitri Widyati, mengungkap persoalan banjir di Gang Cue, Kelurahan Duren Jaya, memang belum teratasi.

Dia mengatakan genangan air di tempat itu diduga mampet lantaran tersumbat sampah.

Warga mengatakan kondisi genangan air setinggi 20 sentimeter itu terjadi sejak Oktober 2022. Itu untuk di wilayah RT 6 RW 1.

Sedangkan di RT 2 kondisi itu sudah berlangsung kurang-lebih 3 tahun. Banjir terjadi tiap kali hujan deras turun.

BACA JUGA: Banjir Tak Kunjung Surut di Gang Cue, Pemkot Diminta Turun Tangan

Fitri mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBSDA).

"Saya sudah kasih gambaran ternyata di wilayah Bekasi Timur itu penuh dengan sampah dan memang, salah satu penyebab dari banjir Kampung Cue ini saluran air, ya," tutur Fitri, Sabtu, 5 Maret 2023.

Proses pematusan, kata dia, akan ditangani langsung oleh BMSDA.

"Kami juga sudah bersurat beberapa kali, kalau perlu penanganan, anggaran APBD juga enggak ada di kecamatan," kata Fitri.

BACA JUGA: Petugas Damkar Bebersih Fasilitas Umum yang Terendam Banjir

"Kalau itu (pengerukan) harus dibongkar dulu salurannya. Kami hanya menunggu arahan BMSDA karena kaitan jalan dan saluran itu adanya di DBMSDA," demikian kata dia.

Sejumlah warga Gang Cue sudah pindah dari sana karena kondisi yang tidak makin membaik. Beberapa masih tetap bertahan, berharap ada tindakan dari pemerintah setempat. (Adika F Utomo)