BEKASI.POJOKSATU.id - Permasalah sampah di wilayah Kota Bekasi, dinilai sudah berada pada tahap yang sangat menghawatirkan bagi lingkungan ataupun Kesehatan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi krisis yang kian parah tersebut.
Anggota DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, menyebutkan, persoalan sampah saat ini bukan lagi sekadar isu kebersihan semata, melainkan telah menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“ Kota Bekasi saat ini darurat sampah. Jadi kami mendorong Pemkot Bekasi mengambil langkah-langkah penyelesaian menangani masalah sampah di Kota Bekasi,” ujar Muin, Selasa 17 Februari 2026.
Menurutnya, jika tidak ditangani secara cepat dan terukur, tumpukan sampah yang terjadi di sejumlah titik berpotensi menjadi bom waktu yang dapat memicu persoalan baru.
Mulai dari pencemaran lingkungan, tersumbatnya saluran air yang berujung banjir, hingga meningkatnya risiko penyakit di tengah masyarakat.
Baca Juga : Sampah di Sungai Bikin Repot, Wali Kota Bekasi Beri Peringatan
Muin menegaskan, penanganan sampah harus dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Tidak cukup hanya dengan solusi jangka pendek, tetapi juga perlu kebijakan jangka panjang yang sistematis dan berkelanjutan.
“Penanganan harus menyeluruh. Dari pengelolaan sampah rumah tangga, optimalisasi peran dinas terkait, sampai pada sistem pengolahan akhir. Ini tidak bisa setengah-setengah,” tegas Muin.
Selain itu, Muin juga mendorong adanya koordinasi lintas sektor agar penanganan persoalan sampah dapat berjalan efektif.
Baca Juga : Mahasiswi Tewas di Apartemen Cikarang, Polisi Ungkap Dugaan Konsumsi Obat Aborsi Ilegal
Dia menilai, peran aktif masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga juga menjadi bagian penting dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
DPRD Kota Bekasi, lanjut dia, akan terus mengawal isu ini agar menjadi prioritas utama Pemkot Bekasi.
Pihaknya berharap dalam waktu dekat ada langkah konkret dan terukur yang benar-benar mampu mengurai persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga.
“Ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata,” tandas dia.***




