POJOKSATU.id - Ada sebanyak 29.657 jemaah calon haji (calhaj) yang akan berangkat dari Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi di Provinsi Jawa Barat.
Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Asrama Haji Bekasi, Aep Saefuzamman, jumlah calhaj tersebut akan dibagi menjadi 72 kelompok keberangkatan.
"Aula 6 gedung di Asrama Haji akan digunakan untuk menampung jamaah sebelum mereka terbang ke Arab Saudi," kata Aep kepada media pada Senin, 22 Mei 2023.
Ada 6 gedung yang akan digunakan sebagai tempat istirahat bagi jemaah calon haji, yaitu gedung Mina A, B, C, D, E, dan Muzdalifah.
"Keenam gedung tersebut memiliki total 273 kamar dengan kapasitas 1.060 orang, serta sebuah aula dengan kapasitas 1.400 orang," jelas Aep.
BACA JUGA: Asrama Haji Bekasi Berbenah Jelang Kedatangan Jemaah Calhaj
Para jamaah akan tinggal di Asrama Haji selama 24 jam sebelum berangkat ke Bandara.
Perbedaan dalam pelaksanaan haji tahun ini dibandingkan dengan tahun adalah tahapan mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemberian biaya hidup (living cost) atau uang saku dilakukan sesaat setelah kedatangan jemaah calon haji.
"Setelah itu, hak-hak jamaah, seperti biaya hidup, tiket, dan lain-lain, dapat diterima segera setelah kedatangan. Kemudian jamaah dapat masuk ke kamar, beristirahat sejenak, sambil menunggu waktu keberangkatan," ungkap dia.
"Kloter pertama berasal dari Garut. Mereka tiba di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi pada pukul 11 siang. Keberangkatan akan dilakukan pada pukul 3 pagi," demikian kata dia.
Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam




