POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi menyampaikan Pemkab Bekasi terus berupaya meningkatkan perekonomian daerah melalui aplikasi daring Bekasi Berani Beli (Bebeli).

Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan untuk memberdayakan pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi.

Dedy mengatakan perkembangan toko daring Bebeli yang dikelola Pemkab Bekasi sejauh ini berjalan cukup baik. Bahkan di tahun 2022 lalu, transaksi di toko daring Bebeli mencapai sekitar Rp250 miliar.

"Nanti di aplikasi Bebeli ini tidak hanya dinas tapi individu ASN juga diharapkan membeli produk-produk yang berasal dari UMKM Kabupaten Bekasi," ucap dia baru-baru ini.

BACA JUGA: Karsih Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Peraturan Bupati (Perbup) untuk mewajibkan Eselon II beserta Eselon di bawahnya untuk membeli produk di aplikasi Bebeli juga sedang digodok

"Termasuk Dinas, mudah-mudahan dengan ini ekonomi kita akan terus bergerak naik," sambungnya.

Optimalisasi sektor UMKM ini juga diarahkan untuk menekan laju inflasi di tingkat daerah.

"Untuk menyemangati dan memajukan ekonomi para pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi, kita mendorong ASN melakukan transaksi di aplikasi ini," kata dia.

Mengenai realisasi anggaran perangkat daerah, Dedy mengatakan akan terus mendorong agar pada Triwulan pertama di akhir Maret nanti mampu menyerap 20 persen dengan terus melakukan kegiatan yang sudah dicanangkan masing-masing SKPD.

"Kegiatan-kegiatan juga agar terus berjalan, karena kita maklum ini masih di 2 bulan pertama, mungkin di bulan Maret nanti secara signifikan ada peningkatan dari penyerapan anggaran," demikian kata dia. (Adika F Utomo)