BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi pencurian terjadi di SMKN 9 Bekasi yang berada di wilayah Bekasi Selatan, Kota Bekasi, baru-baru ini.
Ketiadaan petugas keamanan menjadi salah satu alasan ketiga pelaku pencurian memilih SMKN 9 Bekasi sebagai tempat mereka beroperasi
Meski pada akhirnya pelaku tertangkap, hal ini dapat menunjukkan bahwa penjagaan sekolah dan asetnya tidak maksimal.
Baca Juga: Abdul Muin Soroti Permintaan Mendesak untuk Perbaikan Infrastruktur di Kota Bekasi
Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III, I Made Supriatna, mengatakan sudah mengalokasikan anggaran untuk security.
"Untuk anggaran biaya honor satpam sudah ada anggaran dari Provinsi Jawa Barat," ungkap Made, kepada awak media, Selasa 14 November 2023.
Kendati demikian, pihaj sekolah harus mengusulkan jumlah kebutuhan honor satpam yang sesuai dengan luas dan lingkungan sekolah untuk melakukan penjagaan keamanan.
Sekolah dapat mengajukan security lebih dari satu orang apabila area sekolahnya luas dan rawan pencutian.
Baca Juga: PLN dan Yonif 202 Tajimalela Berikan Hadiah Spesial di Hari Listrik Nasional
“bisa diberdayakan tiga satpam untuk jaga malam, dan dua orang lagi buat siang hari. Jadi, disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah saja,” terang dia.
Made menambahkan bahwa pihak sekolah tidak boleh mengabaikan keamanan lingkungannya.
Dia juga mengimbau satuan pendidikan untuk menempatkan aset negara pada ruang dan gedung yang berada dalam pengawasan keamanan.***




