BEKASI.POJOKSATU.id - Seluruh korban kecelakaan kereta api yang sempat dirawat di RSUD Chasbullah Abdulmadjid dipastikan telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi kesehatannya membaik.
Pasien terakhir dipulangkan pada Selasa, 12 Mei 2026, usai dinyatakan layak oleh tim medis. Wakil Direktur Utama Bidang Pelayanan RSUD Kota Bekasi, dr Sudirman, menyebut seluruh pasien rawat inap telah keluar secara bertahap.
“Semua pasien sudah dipulangkan, terakhir dua orang pada Selasa,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Meski telah kembali ke rumah, sejumlah korban masih harus menjalani kontrol rutin dan perawatan lanjutan sesuai kondisi masing-masing.
Baca Juga: Pembangunan Lapangan Padel di Jatibening Masih Disetop, Pemkot Bekasi Tunggu Kesepakatan
Diketahui, rumah sakit tersebut menangani total 54 korban dalam insiden tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di sekitar Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
Dari jumlah itu, tiga korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Sebanyak 27 pasien sempat menjalani rawat inap, sementara 20 lainnya mendapatkan perawatan jalan.
Selain itu, tiga pasien dirujuk ke rumah sakit lain untuk penanganan lebih lanjut. Satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif.
Pihak rumah sakit memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan maksimal sesuai prosedur medis yang berlaku.***




