BEKASI.POJOKSATU.id - Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan Rawalumbu, Fahrurozi, mengatakan masyarakat sepi peminat untuk melakukan pemungutan suara lanjutan (PSL) di kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Meskipun demikian, Rozi membantah bahwa tidak adanya sosialisasi kepada masyarakat.
"Kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa hari ini dilakukan pemungutan suara lanjutan yang belum melakukan pencoblosan pada 14 Februari kemarin," ungkap Rozi, Kepada bekasi.pojoksatu.id, Sabtu, 24 Februari 2024.
Baca Juga: Ade Puspitasari Optimistis Kembali Duduk di DPRD Jawa Barat
Rozi mengatakan hanya 196 masyarakat yang menggunakan hak suaranya dari 860 Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Salah satu TPS yang tidak banyak pemilihnya yakni di TPS 224 hanya terdapat 3 DPT doang dari 30 yang terdaftar," jelas dia.
Sebanyak 20 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di Kelurahan Bojong Rawalumbu, melakukan pemungutan Suara lanjutan (PSL).
Baca Juga: Real Count KPU: 10 Caleg dengan Suara Terbanyak di Dapil 3 Tambun Selatan
Pemungutan Suara Lanjutan digelar di aula Kelurahan Bojong Rawalumbu hanya menyediakan 13 TPS, sedangkan 7 TPS lainnya dilaksanakan di wilayah Kemang di RW 36.
Sebanyak 875 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang melakukan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) secara keseluruhan di Kelurahan Bojong Rawalumbu.
Pantauan wartawan di lokasi, terlihat puluhan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan (KPPS), pihak kepolisian, TNI dan juga Satpol PP melakukan penjagaan ketat di Kelurahan Bojong Rawalumbu.
Terlihat di lokasi, masyarakat tidak begitu antusias untuk mengikuti Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di Kelurahan Bojong Rawalumbu.
Hanya ada satu atau dua orang memasuki ruangan aula, dimana untuk lokasi PSL di Kelurahan Bojong Rawalumbu.***




