BEKASI.POJOKSATU.id - Rekayasa lalu lintas berupa penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di dua ruas utama Kota Bekasi dinilai efektif mengurangi kemacetan. Dinas Perhubungan Kota Bekasi melaporkan, kebijakan SSA di Jalan Perjuangan dan Jalan KH Agus Salim yang berlaku setiap pagi pukul 06.00–08.00 WIB mampu menurunkan kepadatan lalu lintas secara signifikan.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menyebutkan bahwa evaluasi di lapangan menunjukkan hasil positif. “Dari pantauan kami, penerapan SSA cukup efektif, penurunan kemacetan bisa mencapai 30 sampai 40 persen,” ujar Zeno.

Sebelum SSA diterapkan, kedua ruas jalan tersebut kerap mengalami antrean kendaraan yang panjang saat jam sibuk. Kini, arus lalu lintas terlihat lebih lancar, meskipun masih terdapat sejumlah kendala dan keberatan dari masyarakat, terutama di sekitar Jalan KH Agus Salim.

Baca Juga: Hampir 50 Persen APBD Bekasi Terserap untuk Gaji Pegawai, DPRD Minta Pemkot Cari Solusi

Keberatan yang muncul sebagian besar datang dari orang tua yang kesulitan saat mengantar anak ke sekolah karena terdampak perubahan arus lalu lintas. Dishub mengaku terus membuka ruang diskusi dengan warga, termasuk menerima saran dan keluhan melalui media sosial.

“Secara umum, sistem satu arah yang diterapkan saat ini cukup berhasil. Tapi kami tetap membuka ruang bagi masukan masyarakat untuk perbaikan,” imbuh Zeno.

Melihat hasil positif di dua lokasi ini, Dishub Kota Bekasi berencana melakukan kajian serupa untuk diterapkan di titik-titik lain yang memiliki tingkat kemacetan tinggi.

“Kami akan terus mencari solusi terbaik untuk mengurai kemacetan, dengan tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap mobilitas warga,” demikian kata dia.***